BAGAIMANA PEMASANGAN TURBIN FLOW METER ?

Turbin flow mtr. sudah umum dipergunakan sebagai alat ukur laju alir terhadap pengukuran debit cairan seperti solar atau residu. Pabrik yang pakai boiler berbahan bakar solar atau residu kebanyakan memasang alat ini sebagai acuan terhadap sementara membeli bahan bakar dari supplier, dari mobil tangki supplier bahan bakar yang dibeli dilewatkan melalui flow meter solar. ini lantas banyaknya debit yang tertera terhadap flow mtr. bakal dihitung sebagai jumlah yang kudu dibayar pemilik perusahaan.

Di bawah ini apabila turbin flowmeter yang sering dipergunakan untuk pengukuran bahan bakar solar atau residu
Demikian pula dari tangki penampungan ke masing-masing boiler sebagai alat untuk memantau jumlah bahan bakar yang di mengkonsumsi kebanyakan dipasang ulang flow mtr.

jenis turbin mtr. ini. Masalah yang sering timbul adalah terjadinya ketidak sesuaian antara jumlah bahan bakar yang diairkan ke tangki penampung dengan jumlah bahan bakar yang dikonsumsi tiap-tiap boiler.

Setelah dianalisa masalah ini ternyata akibat adanya penyimpangan terhadap indikasi flow meter. Hasil investigasi tunjukkan bahwa kekeliruan dikarenakan oleh karakteristik daripada flowmeter itu sendiri dimana sensor flow meter. turbin sanggup berputar dan menunjukan jumlah aliran biarpun yang melewatinya bersifat udara atau angin dan bukan cairan yang harusnya diukur.

Setelah mencari-cari jawaban atas masalah ini lantas diperoleh tips bahwa masalah kekeliruan ukur sanggup di eliminasi dengan memasang sebuah alat yang disebut air eliminator.

Fungsi daripada alat ini yakni untuk menyingkirkan udara atau angin atau bubble agar tidak melalui ke flowmeter, agar sanggup menahan penyimpangan indikasi, atau dengan kata lain manfaat dari air eliminator sanggup menyingkirkan adanya bacaan palsu terhadap flow meter.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *