Hal Yang Akan Terjadi Ketika Anda Menghirup Debu

Di manapun Anda tinggal, debu adalah anggota dari kehidupan sehari-hari Anda. Di alam, debu terbentuk dari erosi alami tanah, pasir, dan batu. Makhluk hidup di alam bebas termasuk berkontribusi pada debu di udara: serbuk sari, organisme mikroskopis, partikel tumbuhan termasuk merupakan anggota dari debu di lingkungan. Di tempat perkotaan, kesibukan industri, berkebun, kendaraan bermotor, dll, adalah penyabab utama debu.

Tentunya Anda pernah bertanya-tanya, apa yang bakal terjadi jikalau kami kerap bernapas menghirup debu?

 

Jenis-jenis partikel debu yang mesti Anda tahu

Karena berasal dari banyak sumber, ada banyak model debu. Partikel debu ada yang sanggup terlihat, ada termasuk yang tidak terlihat. Semakin kecil partikel debu tersebut, makin lama kecil mungkin Anda sanggup melihatnya. Partikel debu yang kecil sanggup berada lebih lama di udara dan menempuh jarak yang lebih jauh.

 

Partikel debu yang lebih besar yang sanggup Anda memandang adalah yang menumpuk di permukaan mobil atau perabotan sesudah jangka pas tertentu. Tubuh melindungi diri dari partikel ini bersama memerangkapnya di hidung dan mulut pas Anda bernapas. Bahkan, kendati secara tidak sengaja Anda menelannya, partikel ini lumayan tidak beresiko dan sanggup bersama mudah dibuang melalui napas.

 

Partikel debu yang lebih kecil atau halus justru lebih berbahaya. Partikel ini bakal menembus didalam ke paru-paru, dan lebih-lebih partikel debu yang lebih kecil dan terlampau halus sanggup diserap secara segera ke didalam aliran darah.

 

Apa bahaya debu untuk kesehatan?

Seperti yang disebutkan di atas, makin lama kecil debu tersebut, makin lama beresiko bagi kesehatan. Faktor lain yang mesti dipertimbangkan adalah jumlah debu di udara dan berapa lama Anda udah terpapar debu tersebut.

 

Partikel debu yang lumayan kecil untuk dihirup sanggup menyebabkan:

 

-iritasi mata
-batuk
-bersin
-rhinitis alergi
-serangan asma

Bagi penderita gangguan pernapasan, seperti asma, penyakit pernapasan obstruktif parah (PPOK) atau emfisema, sejumlah kecil debu sanggup memblokir pernapasan dan memicu gejala mereka memburuk maka sangatlah penting disebuah pabrik menggunkan Pocket Filter.

Meskipun tidak ada studi yang tunjukkan bahwa debu sanggup memicu asma, banyak orang bersama kondisi ini melaporkan bahwa menghirup sejumlah besar debu kurangi manfaat paru mereka dari pas ke pas dan berkontribusi pada gangguan seperti bronkitis parah dan gangguan jantung dan paru.

Apa itu asma?
Ada banyak pemicu asma: asap, alergen, dan olahraga.

Asma adalah penyakit paru parah dimana saluran napas mengalami peradangan.
Peradangan memicu saluran napas jadi lebih sensitif pada debu, asap, bulu binatang dan udara dingin.
Ketika paru-paru mengalami kontak bersama pemicu ini, terjadilah serangan asma, yang memicu saluran napas menyempit dan membengkak. Lendir diproduksi dan sanggup memicu penyumbatan saluran napas, memicu sukar

-bernapas.
-Pemicu asma

Sejumlah pemicu lainnya termasuk sanggup memicu serangan asma, termasuk:

iritan udara, seperti asap (dari rokok atau pembakaran kayu atau rumput) emisi industri, asap knalpot kendaraan, ozon, kabut, atau sulfur dioksida

beberapa makanan dan bahan pengawet
-infeksi pernapasan
-hiperventilasi (napas berat dan cepat)
-kondisi emosional yang kuat, seperti stres, kecemasan, depresi, atau ketakutan
-obat-obatan tertentu, termasuk aspirin dan obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID)
-Bagaimana cara menahan asma?
-Hindari tempat tempat orang merokok. Rokok adalah tidak benar satu pemicu paling lazim dari asma. Asap rokok, lebih-lebih secondhand smoke dan asap pada busana atau perabotan, sanggup memicu serangan asma.
-Hindari pemicu asma. Anda mesti mendapatkan apa yang memicu asma Anda. Tiap orang sanggup memiliki pemicu yang berbeda seperti udara dingin, debu, atau serbuk bunga.
-Kontrol asma Anda. Konsultasikan bersama dokter obat apa yang sesuai untuk mengontrol kondisi asma Anda dan kapan Anda mesti pakai obat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *